Daftar Pasang Baru Indihome

Kagama Bali Galang Dana Bantu Pemerintah Atasi COVID-19

Ida Pandita Mpu Jaya Prema Ananda bersama Ketua Pengda Kagama Bali I Gusti Ngurah Agung  Diatmika, S.H., M.Kn (paling kiri) saat mencoba wastafel cuci tangan untuk masyarakat umum yang dipasang di depan warung Kubu Kopi jalan Hayam Wuruk, Denpasar
REDAKSIBALI.COM - Menyikapi bencana wabah (Pandemi) virus corona atau yang dikenal dengan COVID19, Pengurus Daerah Keluarga Alumni Gadjah Mada  Bali tidak tinggal diam, namun turut serta bahu membahu bersama Pemerintah Provinsi Bali dalam mengatasi bencana virus corona ini.

Demikian disampaikan Ketua Pengurus Daerah Keluarga Alumni Gadjah Mada (Pengda Kagama) Bali I Gusti Ngurah Agung Diatmika, S.H., M.Kn saat bertemu redaksibali.com hari Senin (30/3) di Kubu Kopi, Denpasar.

Menurut pria asal  Dalung, Badung ini, dengan merangkul seluruh anggota Kagama Bali, dan memberdayakan seluruh potensi yang ada, Pengda Kagama Bali telah dan sedang melakukan berbagai upaya.

"Upaya yang dilakukan Kagama Bali seperti penggalangan dana bantuan dari kalangan internal anggota Kagama Bali.Memberikan sosialisasi dikalangan sendiri dan masyarakat secara luas dengan penyampaian himbauan untuk tetap dirumah. Dan menerapkan pola hidup bersih dan melakukan physical distancing dan menyelenggarakan kegiatan yoga dan olahraga lainnya seperti zumba dan modern dance secara online atau streaming" kata Agung Diatmika.

Agung Diatmika menjelaskan, khusus untuk penggalangan dana ditujukan untuk pembelian peralatan medis seperti alat pelindung diri (APD), masker N-95 untuk tenaga medis di beberapa rumah sakit rujukan di Bali.

Selain itu penggalangan dan juga ditujukan untuk pembuatan APD mandiri di Bali. "Tujuannya agar Bali dapat secara mandiri memenuhi kebutuhan APD yang saat ini sangat terbatas dimiliki oleh instansi rumah sakit, sedangkan bantuan nasional jumlahnya terbatas, sedangkan pembelian dari luar Bali seirngkali terhambat pada proses pengiriman karena hambatan pergerakan trasnportasi umum" jelas Agung Diatmika.

Dijelaskan pula pembuatan APD mandiri di Bali ini juga dilakukan dengan menggandeng para penjahit lokal yang saat ini mengalami masa sulit akibat dampak corona. Agung Diatmika berharap kegiatan ini dapat tetap dapat menghidupkan kegiatan para penjahit lokal dan roda ekonomi mereka tetap berjalan.

Menurut Agung Diatmika, selain untuk pembuatan hand sanitizer yang akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat, penggalangan dana juga ditujukan untuk pembuatan beberapa wastafel cuci tangan untuk masyarakat umum. Wastafel ini rencananya akan ditempatkan di beberapa lokasi strategis, sehingga masyarakat dapat lebih sering mencuci tangan sebelum melakukan aktifitas dan menjaga kebersihan diri. (GR,rs)



Baca juga:
Share on Google Plus

About redaksibali.com

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya