Akhiri Pandemi COVID-19, Ormas Hindu Cetuskan 'Gerakan Indonesia Berjapa'


REDAKSIBALI.COM - Organisasi sosial kemasyarakatan yang bernafaskan Hindu seperti Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Gema Perdamaian, Prajaniti, Ikatan Cendikiawan Hindu Indonesia (ICHI), Paiketan Krama Bali, Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI), Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah), Majapahit Nusantara, Pandu Nusa, World Hindu Parisad (WHP), Veda Posana Ashram, ISKCON, Puskor Hindunesia, Suksma Bali, Forum Studi Majapahit, AMPB, NCPI, dan PCMI Bali menggagas sebuah aksi yang bertajuk 'Gerakan Indonesia Berjapa' Bersatu Berjuang dalam Japa.

Sekretaris Umum PHDI Pusat Ketut Parwata menyatakan Gerakan Indonesia Berjapa ini sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah, kepedulian dan kontribusi para pimpinan Ormas Hindu dalam menyikapi pandemi  coronavirus desease (COVID)-19 yang melanda lebih dari 200 negara di berbagai belahan bumi, termasuk Indonesia.

Disampaikan pula gerakan ini dilakukan dengan mengajak seluruh warga bangsa khususnya yang beragama Hindu untuk melantunkan mantra-mantra suci seperti Gayatri, Om Nama Shiwa, Saraswati, Ganesha dan lainnya secara serempak dari rumah masing-masing.

Ketua Umum Paiketan Krama Bali Ir. AA Putu Agung Suryawan Wiranatha, M.Sc, Ph.D, didampingi Managing Director PKB Nyoman Mertha dalam keterangannya kepada redaksibali.com hari Kamis (2/4) menyampaikan teknis pelaksanaan Gerakan Indonesia Berjapa akan dimulai dari tanggal 5 April 2020 hingga wabah COVID-19 berakhir. Japa Mantra dilakukan di rumah masing-masing setiap hari antara pukul 18.00 - 20.00 WIB atau pukul 19.00 - 21.00 WITA atau pukul 20.00 - 22.00 WIT.

Menurut Rohaniwan Hindu Ida Rsi Wisesanatha, Gerakan Indonesia Berjapa di laksanakan sebagai bentuk gerakan spiritual untuk kembali mengharmonisasikan alam melalui energi suci yang dihasilkan dari Japa (mengulang-ulang nama suci Tuhan). Mantram itu mengandung energi suci spiritual yang memberi vibarsi positif ke pelaku dan alam.

“Mari kita lantunkan mantra dan panjatkan permohonan kita kepada Tuhan dengan mengulang-ulang nama-Nya melalui Japa” ajak Rohaniwan yang juga penggerak Gema Perdamaian ini.

Ketua Umum DPP Prajaniti, KS Arsana menyatakan Gerakan Indonesia Berjapa ini adalah cara positif warga Hindu dalam menjalankan social distancing sekaligus peduli dan berbuat nyata bagi bangsa dan alam.

Senada dengan itu, Ketua Umum ICHI Tri Handoko Seto, PhD menyampaikan bahwa secara sains mantra telah teruji manfaatnya bagi kesehatan fisik, ketenangan pikiran, dan keharmonisan alam. 


“Ingat, dalam menghadapi wabah COVID-19 ini yang sangat penting adalah sikap tenang dan berpikir positif kita, karena dengan demikian imunitas kita terjaga,”pesan cendikiawan Hindu yang juga ahli dalam rekayasa hujan ini. (GR, Mrt)
Share on Google Plus

About redaksibali.com

2 komentar:

  1. Semoga pandemi covid-19 yg melanda bangsa Indonesia ini segera berlalu..🙏 astungkara tuhan sll melindungi kita semua.. om santih3 om🙏

    BalasHapus
  2. Yes, I am entirely agreed with this article, and I just want say that this article is very helpful and enlightening. I also have some precious piece of concerned info !!!!!!Thanks. best yagya

    BalasHapus

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya