Daftar Pasang Baru Indihome

Tambahan 65.984 Kartu Sembako di Bali Mulai Direalisasikan

Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan, ST,MSi (masker merah) mengawasi penyerahan Bantuan Sembako Non Tunai dari APBN    untuk 65.984 KPM  yang terdampak pandemi COVID-19 di seluruh Bali, hari Senin (27/4)

REDAKSIBALI.COM - Tambahan Bantuan Sembako Non Tunai (Kartu Sembako) dari APBN untuk 65.984 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdampak pandemi COVID-19 di seluruh Bali mulai direalisasikan hari ini. 


Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan, ST,MSi sebelumnya telah membahas bantuan ini dengan Kementerian Sosial yang menjadi mitra kerjanya. Juga berkoordinasi dengan  bank penyalur dan pemerintah kabupaten kota se-Bali terkait teknis penyerahan bantuan Kartu Sembako ini.

“Hari ini Bank BNI menyalurkan Bantuan Sembako Non Tunai dari APBN yang dikelola Kementrian Sosial yang menjadi mitra kerja komisi VIII DPR RI. Bank BNI ditunjuk menyalurkan bantuan ini di 4 Kabupaten yakni di Kabupaten Jembrana, Tabanan, Badung dan Gianyar. Bank BTN ditunjuk menyalurkan bantuan di Kabupaten Bangli, Klungkung dan Kota Denpasar. Sedangkan di Kabupaten Buleleng dan Karangasem disalurkan melalui Bank BRI,” kata anggota Komisi VIII DPR RI I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan, ST,MSi yang akrab dipanggil Alit Kelakan saat mengawasi realisasi atau penyerahan bantuan Bantuan Sembako Non Tunai dari APBN kepada KPM hari Senin (27/4).

“Kami bersyukur Bantuan Sembako Non Tunai dari APBN ini bisa terealiasi tepat sasaran, dan diserahkan dengan mengikuti protocol penanganan COVID-19. Terimakasih kami sampaikan kepada bank penyalur yakni Bank BNI, BTN dan BRI sehingga bantuan bisa diterima masyarakat yang berhak dan tepat waktu,” sambung Alit Kelakan yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Bali.

Alit Kelakan menjelaskan pada APBN Tahun anggaran 2020 ini ada tambahan penerima Bantuan Sembako Non Tunai karena terdampak pandemic COVID-19 sebanyak 65.984 keluarga di seluruh Bali. Nilai yang diterima masing-masing keluarga sebesar 200 ribu rupiah setiap bulan selama sembilan bulan. Bantuan ini ditransfer langsung ke rekening KPM dan kemudian dipergunakan untuk membeli sembako di e-warung. Kalau dihitung tambahan yang digelontorkan APBN untuk masyarakat Bali dalam bentuk Bantuan Sembako Non Tunai dari APBN terkait Pandemi COVID-19 ini mencapai  118,7  milyar rupiah.

Dijelaskan, mereka yang menerima bantuan ini merupakan keluarga kurang mampu. Bila ada keluarga kurang mampu belum mendapatkan bantuan ini, Alit Kelakan berharap agar disampaikan kepada aparat desa setempat untuk diteruskan ke Dinas Sosial sehingga validasi data terus dilakukan. Dengan demikian mereka yang belum dapat bantuan bisa dianggarkan di tahun berikutnya.


Salah satu KPM  di Desa Antapan Baturiti, Tabanan menunjukkan Buku Tabungan dan Kartu Sembako yang diterima dari Bank BNI  yang ditunjuk sebagai Penyalur Bantuan Sembako Non Tunai di kabupaten Tabanan,  hari Senin (27/4
Terkait pandemic COVID-19, selain memberikan Bantuan Sembako Non Tunai, Kementerian Sosial yang menjadi mitra kerja Alit Kelakan di Komisi VIII juga mempunyai Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST).

Alit Kelakan menjelaskan khusus untuk program Bantuan Sosial Tunai, Komisi VIII bersama Kementerian Sosial telah melakukan pembahasan. Dari pembahasan itu Kementerian Sosial memberikan kuota bantuan kepada 81.159 penerima di Bali. Nilai yang diterima masing-masing penerima sebesar 600 ribu rupiah setiap bulan selama tiga bulan. Mereka yang menerima program ini adalah mereka yang belum menerima Bantuan Sembako Non Tunai dan PKH. Besaran APBN untuk program BST ini mencapai 146 milyar.

“Bagi mereka yang terdampak pandemic COVID-19 seperti misalnya kena PHK, dan lainnya yang menyebabkan perekonomian keluarga terganggu dan belum mendapat program Bantuan Sosial Non Tunai dan PKH bisa pro aktif mendaftarkan diri ke dinas sosial kabupaten kota sesuai KTP masing-masing untuk mendapatkan bantuan program ini,” kata Alit Kelakan yang juga Anggota Badan Anggaran DPR RI.

Berikut rincian masing-masing kabupaten kota penerima Bantuan Sembako Non Tunai dari APBN untuk  65.984 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdampak pandemic COVID-19 di seluruh Bali.

- Kab. Badung 5.279 KPM
- Kab. Tabanan 11.839 KPM
- Kab. Gianyar 3.534 KPM
- Kab. Jembrana 6.519 KPM
- Kab. Bangli 6.385 KPM
- Kota Denpasar 1.569 KPM
- Kab. Klungkung 3.278 KPM
- Kab. Buleleng 14.005 KPM
- Kab. Karangasem 13.574 KPM
Share on Google Plus

About redaksibali.com

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya