Kagama Bali Berbagi Sembako dan Bangun Komitmen Dampingi KTH di Desa Pempatan, Karangasem

Ketua Pengda Kagama Bali, I Gusti Ngurah Agung Diatmika, S.H saat menyerahkan bantuan sembako kepada warga kurang mampu di dusun Puragai, desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Karangasem, pada hari Minggu (14/6).

REDAKSIBALI.COM - Pengurus Daerah Keluarga Alumni Gajah Mada (Pengda Kagama) Bali terus berupaya meringakan beban masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19. Hari Minggu (14/6) Pengurus Kagama Bali mengunjungi Desa Pempatan di kecamatan Rendang, Karangasem.

Dalam keterangannya, Ketua Pengurus Daerah Keluarga Alumni Gadjah Mada (Pengda Kagama) Bali I Gusti Ngurah Agung Diatmika, S.H, menjelaskan ada dua agenda kunjungan Kagama Bali ke Desa Pempatan, yakni berdialog dengan Kelompok Tani Hutan Madu Sari dan berbagi sembako dengan warga Desa Pempatan, khususnya di dusun Puragai dan dusun Pemuteran.

“Kehadiran kami ke sini bermaksud untuk membantu dan mendampingi Kelompok Tani Hutan (KTH) Madu Sari yang diberikan hak pengelola hutan sosial disini. Untuk itu kami perlu berdialog dengan pengurus dan anggota kelompok untuk mengetahui apa yang menjadi kendala dan kebutuhan kelompok dalam menjaga kelestarian hutan dan sekaligus bisa meningkatkan kesejahteraan anggota KTH di sini” ungkapnya

Pengurus Kagama yang turut hadir dalam pertemuan itu diantaranya Ketua Bidang Pemberdayaan Masyarakat DPP Kagama Anak Agung Gede Putra, Ketua Bidang Pemberdayaan Masyarakat Pengda Kagama Bali I Made Iwan Dewantama, Rofiqi Hasan, Arya Suharja, Pande Setiawan, Ryan Hendrich dan sejumlah pengurus lainnya.

Sekretaris KTH Madu Sari, Wayan Wenten menjelaskan  saatnya ini kelompoknya diberikan hak mengelola 32 hektar hutan sosial. Oleh anggota KTH, disela sela tanaman hutan ditanami rumput gajah dengan hasil rumput yang berlimpah di musim hujan. Karena itu KTH membutuhkan teknologi yang mampu mengolah rumput gajah ini sehingga bisa dimanfaatkan saat musim kering tiba.

Selain itu Wayan Wenten juga menyampaikan, kelompoknya membutuhkan bibit tanaman seperti mangga dan alpukat yang bisa menghasilkan bunga untuk menjaga ketersediaan pakan lebah.

“KTH Madu Sari selain beternak juga fokus pada budidaya madu yang pemasarannya telah dibantu Kagama Bali. Untuk menjaga ketersediaan pakan lebah maka dibutuhkan tanaman yang menghasilkan bunga pada bulan tertentu yang belum ada saat ini. Selain tanaman itu bunganya nanti bisa untuk pakan lebah juga buahnya bisa dimanfaatkan KTH. Kami berharap bisa mendapat bantuan bibit mangga atau alpukat,” kata Wenten.

Pada kesempatan itu Kepala Dusun Puragai, I Nengah Suena mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan Kagama Bali dan dia berharap Kagama Bali bisa membantu mengembangkan potensi yang ada di desa Pempatan.

Setelah pertemuan yang berlangsung di Balai Kelompok KTH Madu Sari yang berlokasi di lingkungan Pura Pajenengan Tap Sai, Pengurus Kagama Bali membagikan 60 paket sembako kepada warga kurang mampu di dusun Puragai dan dusun Pemuteran.(GR)


Baca juga:
http://www.redaksibali.com/2020/03/kagama-bali-galang-dana-bantu.html
Share on Google Plus

About redaksibali.com

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya