Terkait Pilkada Serentak, DPK GMNI Hukum Denpasar Sampaikan 3 Point ke KPU Bali

DPK GMNI Hukum Denpasar saat menyerahkan buah pikiran hasil kajian mereka terkait pelaksanaan Pilkada serentak 2020 kepada KPU Bali pada hari Jumat (18/9), di Kantor KPU Bali


REDAKSIBALI.COM - Dewan Pengurus Komisariat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPK GMNI) Hukum Denpasar menyerahkan buah pikiran hasil kajian mereka terkait pelaksanaan Pilkada serentak 2020 kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali pada hari Jumat (18/9).

Hasil kajian mahasiswa  ini diterima langsung oleh I Gusti Ngurah Darma Sanjaya, Anggota KPU Bali yang menangani Divisi Perencanaan, Data dan Informasi di Kantor KPUD Bali.

Terkait kajian mahasiswa ini Ngurah Darma Sanjaya menyatakan sangat senang dan mengapresiasi langkah-langkah DPK GMNI hukum Denpasar.

“Pilkada serentak 2020 adalah sebuah tantangan dalam menghasilkan pemimpin yang profesional untuk memajukan daerahnya, terlebih dilaksanakan dalam masa pandemi covid19. Tentu, KPU berkomitmen untuk memastikan keselamatan dan kesehatan masyarakat dalam pelaksanaan Pilkada ini. Untuk itu KPU sudah mengeluarkan peraturan KPU untuk melaksanakan pilkada dalam masa pandemi covid19 sesuai protokol kesehatan,” ucapnya


Ngurah Darma Sanjaya juga menyampaikan KPU Bali sangat berharap dan mengapresiasi komitmen GMNI dalam mendukung Pilkada dengan disiplin mematuhi Prokes, dan menularkannya kepada masyarakat.

“Semoga dengan disiplin dan doa, kita semua sehat terhindar dari pandemi covid19 dan mendapatkan pemimpin yang lahir dari rahim rakyat yang merupakan ciri kedaulatan rakyat. KPU Bali juga mendorong agar GMNI secara kontinyu mendukung demokrasi berlandaskan kedaulatan rakyat yang tercermin dalam pemilu dan pilkada serentak,” sambung mantan Ketua KPU Jembrana ini.

Ketua DPK GMNI Hukum Denpasar, Gede Rama Sukmayoga Wiweka menyatakan ada tiga 3 point yang mereka sampaikan. Ketiga poin itu yakni , pertama, mendukung penyenggaraan Pilkada serentak tahun 2020 baik nasional maupun daerah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Kedua, mengawal proses Pilkada  serentak tahun 2020 dalam rangka mewujudkan pemilihan yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Dan yang ketiga, turut serta memastikan ruang-ruang partisipasi masyarakat terbuka seluas-luasnya dalam proses penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2020.

Rama Sukmayoga juga menyampaikan penyerahan hasil kajian ini merupakan bentuk dari partisipasi mahasiswa khususnya GMNI dalam pelaksanaan kepemiluan serta menyukseskan Pilkada Serentak 2020. (GR)


Share on Google Plus

About redaksibali.com

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya