Update Penanggulangan Covid-19, Rabu, 23 September 2020


Satgas Penanggulangan COVID-19 Provinsi Bali menyampaikan Perkembangan Pandemi Covid-19 di Provinsi Bali per  Rabu, 23 September 2020  mencatat pertambahan kasus :

Terkonfirmasi  sebanyak 130 orang melalui Transmisi Lokal; sembuh  sebanyak 86 orang, dan meninggal Dunia sebanyak 7 orang.

Jumlah kasus secara kumulatif sebagai berikut :

Terkonfirmasi Positif  8.126 orang,

Sembuh 6.623 orang (81,50%), dan  Meninggal Dunia 236 orang (2,90%).

Kasus Aktif per hari ini menjadi 1.267 orang (15,59%), yang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Sesuai Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan PERGUB No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yang diterapkan adalah Rp. 100.000,- bagi perorangan, dan Rp. 1.000.000,- bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya. 

satgas juga menyampaikan upaya pengendalian dan pencegahan ini bukan hanya tugas Pemerintah, namun menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat, karena dampaknya sangat terasa terutama di bidang perekonomian rakyat.

Untuk memutus rantai penularan Covid-19 maka keramaian dalam bentuk tajen di setiap Desa Adat harus dihentikan sementara serta semua bentuk kegiatan adat yang melibatkan banyak orang, seperti pasang kepan, patedunan, dan sejenisnya supaya dilaksanakan dengan jumlah peserta yang sangat terbatas dengan tetap menaati Protokol Kesehatan Pencegahan COVID-19.

Satgas mengajak seluruh masyarakat mendukung upaya Pemerintah, dengan Disiplin  melaksanakan Protokol Kesehatan, saling mengingatkan sesama, selalu menjaga diri dan lingkungan agar bisa segera terbebas dari pandemi ini.(*)


Share on Google Plus

About redaksibali.com

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya