Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Tabanan, I GN Kesuma Kelakan Tegaskan Pentinya Kedudukan Pancasila dalam Hukum Indoensia

 

Anggota MPR RI, I G.N. Kesuma Kelakan, S.T., M.Si (pegang mikroon) saat menjadi narasumber pada acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Nyambu, Kecamatan Kediri, Tabanan pada hari Sabtu (14/11/2020)


REDAKSIBALI.COM - “Fakta sosial yang tak terbantahkan bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa plural yang terdiri dari berbagai macam suku, agama, bahasa, ras juga budaya. Keragaman tersebut jika dapat bersinergi maka menjadi keunikan tersendiri yang tidak dimiliki oleh bangsa lain,” ujar anggota MPR RI I G.N. Kesuma Kelakan, S.T., M.Si memulai dialognya saat menjadi narasumber pada acara Sosialisasi Empap Pilar Kebangsaan di Desa Nyambu, Kecamatan Kediri, Tabanan pada hari Sabtu (14/11/2020)


“Empat Pilar Kehidupan berbangsa dan Bernegara adalah empat landasan yang mendasari pelaksanaan pembangunan bangsa Indonesia baik pada masa sekarang maupun masa yang akan datang. Keempat landasan yang juga disebut sebagai Empat Konsensus Dasar Indonesia adalah Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhineka Tunggal Ika,” sambung I.G.N Kesuma Kelakan, S.T., M.Si yang oleh Fraks PDI Perjuangan di DPR RI juga ditugaskan sebagai Anggota Badan Pengkajian MPR RI.

“Sebagai pewaris perjuangan bangsa, maka manusia Indonesia saat ini seharusnya dapat menghargai apa yang telah ditetapkan dan disepakati oleh founding fathers bangsa Indonesia yaitu Empat pilar kebangsaan ini,” tegas mantan Wakil Gubernur Bali Priode 2003-2008 yang akrab dipanggil Alit Kelakan atau Alke.

Di hadapan prajuru adat, tokoh-tokoh masyarakat dan Pengurus Ranting PDI Perjuangan di Desa Nyambu yang menghadiri acara, Alit Kelakan menekankan pentingnya Empat Pilar Kebangsaan harus dijunjung tinggi oleh semua elemen bangsa dengan cara memahami esensinya lalu diimplentasikan secara nyata dalam kehidupan empirik supaya kompatibilitas dan kebernasannya dapat dirasakan.

Alit Kelakan juga menegaskan bahwa saat ini sangat mendesak untuk meneguhkan NKRI berdasarkan Pancasila, menegakkan supremasi hukum berdasarkan Pancasila dengan tanpa pandang bulu, serta mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam semua peraturan perundang-undangan di Indonesia serta dalam dunia pendidikan.

“Karena dalam negara hukum peraturan perundang-undangan akan menjadi landasan, dasar hukum semua lini kehidupan berbangsa dan bernegara. Sedangkan pendidikan tidak hanya mencetak manusia-manusia yang cerdas, terampil namun juga mempertahankan, mengembangkan dan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila yang merupakan ciri khas dan identitas bangsa yang berbhinneka tunggal ika,” ungkap  Alit Kelakan saat  menjawab pertanyaan peserta terkait pentingnya kedudukan Pancasila dalam hukum Indonesia.
Suasana Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Nyambu, Kecamatan Kediri, Tabanan pada hari Sabtu (14/11/2020) yang dihadiri prajuru adat, tokoh-tokoh masyarakat dan Pengurus Ranting PDI Perjuangan Desa Nyambu

Guna menghindari cluster penyebaran covid-19, acara Sosialiasi Empat Pilar kebangsaan ini dilaksanakan dengan memenuhi protokol kesehatan dalam penanganan Covid-19.(GR)
Share on Google Plus

About redaksibali.com

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya