BeritaDaerah

KPU Denpasar Gandeng Unwar Teliti Penyebab Rendahnya Partisipasi Pemilih pada Pilwali 2020

REDAKSIBALI.COM – Partisipasi pemilih yang hanya 54% pada Pemilihan Walikota Denpasar tahun 2020 mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar melakukan kajian terhadap hal ini. Dalam melakukan kajian, KPU  Kota Denpasar melakukan kerja sama penelitian dengan Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Warmadewa (Unwar)

“Faktor-faktor Penyebab Rendahnya  Partisipasi Pemilih pada Pemilihan Walikota Denpasar tahun 2020 menjadi fokus penelitian tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menjaring berbagai alasan maupun  latar belakang yang menjadi penyebab seorang pemilih tidak menyalurkan hak pilihnya ” kata Koordinator  Tim Peneliti Drs. Wayan Sudana, MSi kepada redaksibali,com disela acara Focus Group Discussion (FGD) yang bertema Partisipasi Masyarakat, Metode Sosialisasi dan Perilaku Pemilih di ruang Sidang FISIP Unwar pada hari Selasa (6/4)

Wayan Sudana menyatakan  FGD yang  diselenggarakan merupakan bagian dari metode penelitian. Sebelumnya tim peneliti juga sudah turun ke lapangan melakukan wawancara dengan responden yang tidak menggunakan hak pilihnya pada saat Pemilihan Walikota Denpasar tahun 2020 lalu.

“Kami  mengundang komponen masyarakat yang relevan seperti mahasiswa, kepala dusun, pers, bendesa adat, tokoh masyarakat, pegiat pemilu sebagai narasumber dalam  FGD untuk mendapatkan informasi dan memperkaya sudut pandang sekaligus  bisa memberikan konfirmasi atas temuan-temuan kami di lapangan,” sambung Wayan Sudana.

Koordinator Peneliti, Drs. Wayan Sudana, MSi

Sementara itu Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP Unwar, Dra Diah Rukmawati, MSi menyampaikan laporan final  penelitian ini akan disampaikan ke KPU kota Denpasar pada pertengahan bulan April ini.

“Penelitian ini dilaksanakan selama 2  bulan yakni dari Bulan Februari – Maret. Sesuai dengan agenda, laporan akhir penelitian ini akan kami sampaikan ke KPU Kota Denpasar pada pertengahan bulan April ini,” kata Diah Rukmawati (GR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *