Portal Info Berita Bali Terlengkap, Terbaru, dan Terupdate – Media Online

SDN 3 Saba Blahbatuh Gelar Pentas Kreativitas Siswa

REDAKSIBALI.COM – Mengakhiri tahun ajaran 2021/2022 Sekolah Dasar Negeri 3  Saba, Blahbatuh, Gianyar  menyelenggarakan acara Pentas Kreativitas Siswa pada Jumat (3/6/2022) di sekolah setempat. 

 

“Acara Pentas Kreativitas Siswa ini merupakan bagian dari acara perpisahan kelas 6 yang nantinya melanjutkan pendidikan ke SMP. Acara ini  bertujuan untuk menggali dan mengembangkan bakat siswa-siswi SD 3 Saba. Melalui acara ini kami berharap anak-anak bisa memiliki kesempatan menampilkan kemampuan mereka, khusunya dalam bidang kesenian,” ujar  Kepala Sekolah SD 3  Saba  Wayan Sumantra, S.Pd, SD.

Baca juga : 

Menurut Wayan Sumantra acara seperti ini hampir tiap tahun dilakukan, namun dalam dua tahun terakhir karena situasi Pandemi Covid-19 acara pentas kreativitas siswa ditiadakan.

 

“Karena situasi pandemi sudah mulai mereda acara pentas kreativitas siswa kami adakan lagi. Meskipun demikian penyelenggaran acara ini masih kami adakan secara terbatas,” sambung Sumantra.

 

Beberapa minggu sebelum acara, siswa-siswi melaksanakan latihan yang dibimbing guru-guru. Dalam acara pentas kreativitas ini, siswa siswi SD 3 Saba menampilkan beberapa  tari tradisional. Seperti tari Kebyar Duduk, Tari Wirayuda, dan tari Pencak Silat. Beberapa siswa juga menarikan tari modern. Diakhir acara dibagikan hadiah bagi siswa yang berprestasi.

 

“Kami sangat senang mendapat kesempatan menari di sekolah. Apalagi ini untuk perpisahan sekolah,”  ungkap siswa kelas 6 SD 3 Saba, I Gusti Ngurah Ananda Abra Yudistira usai menarikan tari Kebyar Duduk.

 

Siswa yang akrab dipanggil Wah  Nanda ini merupakan salah satu siswa berprestasi SD 3 Saba. Wah Nanda yang bergabung dalam Sanggar Seni Saba Sari, Puri Saba  pernah  tampil  menari pada ulang tahun kabupaten Gianyar, pada acara Pesta Kesenian Bali di Art Center Denpasar, GWK dan beberapa event kesenian lainnya.

 

“Mewakili siswa kelas 6, kami sangat berterimakasih kepada guru-guru yang telah membimbing kami selama belajar di sekolah. Kami sangat sedih meninggalkan sekolah yang kami cintai ini,”  ujar Wah Nanda penuh haru.(GR)

%d blogger menyukai ini: