BeritaEkonomiPasar Modal

Laba bersih Pakuwon Jati tumbuh menjadi 438 miliar rupiah pada 3Q22

Laba bersih Pakuwon Jati tumbuh +70,2% YoY menjadi 438 miliar rupiah pada 3Q22. Pendapatan tumbuh +31,3% YoY menjadi 1,7 triliun rupiah, di antaranya didorong pertumbuhan segmen sewa ruangan (+331%) dan hotel (+262%).

Sementara itu, beban pokok pendapatan (+3,2%) dan beban usaha (+27,8%) tumbuh lebih konservatif. Secara kumulatif sepanjang 9M22, laba bersih PWON tumbuh +65% YoY menjadi 1,2 triliun rupiah. Pendapatan naik +18,7% YoY menjadi 4,5 triliun rupiah, di antaranya ditopang segmen sewa ruangan (+74,9%) dan hotel (+141,4%), sedangkan penjualan kondominium dan kantor turun -15,1%.

Beban pokok pendapatan (+3,4%) dan beban usaha (+18,7%) tumbuh lebih konservatif. Pendapatan 9M22 PWON telah mencapai 79,5% dari estimasi pendapatan FY22 menurut konsensus analis sebesar 5,6 triliun rupiah, sedangkan laba bersih setara dengan 74,6% dari estimasi laba bersih FY22 sebesar 1,6 triliun rupiah.

Media Asing Soroti Kebijakan Tapera di Indonesia: Kritik dan Tantangan

Yenny Wahid Kebijakan Potong Gaji 3 Persen untuk Tapera: 285 Tahun Baru dapat Rumah

Shin Tae-yong Tak Panggil Elkan Baggott: Keputusan Tepat yang Mendapat Pujian

Kontroversi Serangan Israel di Kamp Pengungsi Rafah: Klaim Tidak Sengaja dan Imbas yang Mematikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *