Pasar ModalProperti

Ciputra Development Berencana Membangun Hunian untuk ASN di IKN Nusantara

Ciputra Development Berencana Membangun Hunian untuk ASN di IKN Nusantara. Emiten properti PT Ciputra Development Tbk. (CTRA) berencana membangun hunian bagi aparatur sipil negara atau ASN di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Direktur Ciputra Development Harun Hajadi menyampaikan bahwa pembangunan hunian untuk ASN merupakan salah satu rencana perseroan di IKN.

Saat ini, CTRA telah mengajukan proposal kepada badan otorita untuk skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU). “Kami sudah memasukkan proposal untuk skema KPBU ke Otorita IKN dan masih menunggu feasibility study dari kami karena kami sudah mendapatkan letter to proceed [LTP],” ujarnya saat dihubungi Bisnis pada Senin (2/10/2023).

baca juga : 

 

Dalam pemberitaan sebelumnya, Ciputra berencana membangun kawasan terpadu di IKN Nusantara. Proses pembangunan akan dilakukan secara bertahap dalam waktu 3 tahun ke depan. Budiarsa Sastrawinata, Managing Director Ciputra Group, mengatakan ide awal pengembangan Ciputra Group di IKN bermula di lahan seluas 300 hektare. Namun, untuk tahap pertama, CTRA bakal fokus menggarap lahan seluas 150 hektare.

“Memang waktu itu kita sebut 300 hektare tapi pasti pengembangan ini akan bertahap, kami mulai dengan 150 hektare dulu kira-kira. Pastinya lagi kami masih menentukannya di lapangan,” ujarnya pada awal Juli lalu.

Di lahan itu, Ciputra Development Berencana Membangun Hunian dan mengembangkan kawasan terpadu yang mencakup perumahan, hotel, lapangan golf, MICE (meeting, incentive, conference, dan exhibition) dan botanical garden. Ada pula fasilitas olahraga hingga residensial yang fokus pada rumah tapak.

Budiarsa juga memastikan bahwa saat ini Ciputra tengah menentukan lokasi pengembangan yang berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Zona 1B. Ciputra merencanakan pengembangan awal kawasan terpadu akan dimulai dengan infrastruktur dasar dalam waktu pengembangan 1-2 tahun. Sementara itu, untuk konstruksi bangunan baru, akan dimulai setelah infrastruktur dasar dirampungkan. Adapun pembangunan hotel, residensial dan fasilitas lainnya diharapkan dapat selesai dalam kurun waktu tiga tahun setelah infrastruktur lengkap.

baca juga:

 

Israel Tarik Duta Besar dari Irlandia, Spanyol, dan Norwegia Setelah Pengakuan Palestina

Cara Mendapatkan QR Code MyPertamina untuk Beli Pertalite

KPK Panggil Keluarga Syahrul Yasin Limpo untuk Hadir di Sidang Pekan Depan

Konflik Internal Timnas Irak Berlanjut, Jesus Casas Perang Dingin dengan Sejumlah Pelatih Lokal

Umah IT
Siplah Umah IT
adaru bhumi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *