BeritaNasionalPengungsi Rohingya

Imigran Rohingya di Aceh Mengeluhkan Porsi Makan yang Terlalu Sedikit

RedaksiBali.com – Ratusan imigran asal Myanmar dari etnis Rohingya yang mendamparkan diri di Pantai Ujong Blang, Lhokseumawe, Aceh telah direlokasi ke kamp pengungsian dalam Kompleks Balai Latihan Kerja (BLK). Meski telah diberi tempat untuk menetap sementara dan diberi makanan oleh warga Aceh, para pengungsi tersebut mengeluh lantaran porsi makan yang diberikan kepada mereka terlalu sedikit.

Sejumlah imigran Rohingya sempat mendarat di kawasan pantai Muara Tiga Kabupaten Aceh Utara sebelum kemudian didorong kembali ke laut, di Aceh Utara, Kamis, 16 November 2023. Keluhan mereka soal porsi makan yang sedikit itu viral di media sosial setelah videonya dibagikan pertama kali oleh akun TikTok @hotlisimanjuntak pada Selasa, 28 November 2023.

Dalam video berdurasi 1 menit 15 detik tersebut terlihat sejumlah laki-laki Rohingya diberi makan siang oleh warga Aceh, masing-masing sebungkus nasi dan lauk pauk. Namun, kepada perekam video, sejumlah imigran itu mengeluh dengan bahasa isyarat bahwa nasi atau porsi makan yang diberikan terlalu sedikit untuk menutup rasa lapar mereka.

baca juga :

Pro dan Kontra Jokowi Melakukan Kenaikan Pangkat Kehormatan bagi Prabowo Subianto

Pelaku Pembunuhan Wanita yang Tewas Membusuk di Kos Jakarta Barat Telah Ditangkap!

Prabowo Bakal Evaluasi Subsidi BBM-LPG: Kebijakan Baru untuk Makan dan Susu Gratis

Sulitnya Memahami Sikap Warga Rohingya

Para imigran Rohingya menjawab dengan mengerucutkan lima jari tangannya sebagai tanda nasi terlalu sedikit, kemudian melebarkan 5 jari tangannya ke arah perut sebagai isyarat nasi tak mampu memenuhi rasa laparnya. Meski demikian, para imigran itu mengaku makanan tersebut memiliki rasa yang enak, seperti yang terlihat saat mereka mengangkat ibu jari saat ditanya ihwal cita rasanya.

Tetapi, tetap saja raut wajah para imigran itu cukup datar seolah masih kecewa dengan porsi makan yang sedikit. Selain itu, mereka juga terlihat ilfeel atau kesal saat disorot kamera oleh perekam video. Sejak artikel ini dibuat, video tersebut telah ditonton lebih dari 3,5 juta kali dan kolom komentar sudah dipenuhi berbagai respons dari warganet Tanah Air.

Beberapa warganet merasa geram dengan sikap para imigran tersebut. Ada yang menyayangkan bahwa di Indonesia saat ini masih banyak orang pengangguran dan tidur di jalanan, namun imigran Rohingya justru ditampung dan diberikan makan serta tempat tinggal secara gratis tanpa harus bekerja.

Namun, ada juga warganet yang tetap memberikan dukungan kepada warga Aceh yang telah membantu para imigran tersebut. Mereka berharap semoga para imigran Rohingya dapat beradaptasi dengan baik dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.

Beberapa warganet juga mengingatkan bahwa meskipun kita peduli dengan masyarakat negara lain, kita tidak boleh melupakan masyarakat kita sendiri yang masih banyak yang kesulitan mencari sesuap nasi. Mereka berharap agar ada perhatian yang lebih besar terhadap masyarakat lokal yang membutuhkan bantuan.

Sejauh ini, belum ada demonstrasi penolakan terhadap keberadaan imigran Rohingya di Aceh. Namun, beberapa warganet menyuarakan keinginan mereka untuk ikut serta dalam demonstrasi jika ada yang diadakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *