Politik

Tanggapan Mahfud Md dan Hasto Kristiyanto terhadap Pernyataan Kapolri tentang Estafet Kepemimpinan Calon Wakil Presiden

RedaksiBali.com – Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 3, Mahfud Md, dan Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, memberikan tanggapan terhadap pernyataan Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengenai mencari pemimpin yang akan melanjutkan kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Calon Wakil Presiden Mahfud Md menyatakan bahwa dirinya tidak mempersoalkan pernyataan Kapolri mengenai estafet kepemimpinan untuk melanjutkan Presiden Jokowi. Menurut Mahfud, semua pihak akan melanjutkan, dan hal tersebut tidak akan membubarkan negara.

“Ya, itu enggak apa-apa. Kita semua akan melanjutkan kan, tidak akan membubarkan negara,” kata Mahfud usai kunjungan di Pondok Pesantren Darut Tauhid Canga’an Bangil, Pasuruan, Jawa Timur.

Mahfud menegaskan bahwa pernyataan Listyo Sigit sudah benar terkait estafet kepemimpinan lewat Pemilu 2024. Menurutnya, mencari estafet kepemimpinan adalah langkah wajar setiap lima tahun untuk mengevaluasi pemimpin.

“Ya, memang itu kan? Ini sedang mencari estafet kepemimpinan. Tiap lima tahun, pemimpin itu perlu dievaluasi. Kalau sudah dua periode, harus diganti. Lalu, rakyat mencari. Kan sudah benar kapolri, iya kan? Estafet kepemimpinan itu,” tambah Mahfud.

baca juga ….

Sebanyak 17 Surat ” Amicus Curiae ” Yang Masuk ke MK

Megawati Kirim Amicus Curiae ke MK: Mendukung Keadilan dalam Penyelesaian PHPU Pilpres 2024

Bila MK Diskualifikasi Gibran, KPU Siap Gelar Pilpres 2024 Ulang

Pengamat: Kritik dan Serangan Hasto Kristianto kepada Jokowi Merugikan PDIP

Tanggapan Hasto Kristiyanto PDIP: Kesinambungan dalam Kepemimpinan

Hasto Kristiyanto dari PDIP mengatakan bahwa pada dasarnya harus ada kesinambungan dari kepemimpinan seorang presiden ke penerusnya. Menurutnya, hal ini penting agar segala sesuatunya tidak dimulai dari nol.

"Kalau kita lihat dari substansinya memang harus ada kesinambungan dari kepemimpinan sehingga segala sesuatunya tidak dimulai dari nol," ujar Hasto di Ragunan, Jakarta Selatan.

Hasto memberikan contoh kesinambungan dalam kepemimpinan dengan mengacu pada saat Megawati Soekarnoputri menjadi Presiden ke-5 RI. Menurutnya, Megawati melanjutkan kepemimpinan dari presiden-presiden sebelumnya, seperti Sukarno dan Gus Dur, dengan memperbaiki hal-hal yang dianggap tidak baik.

Dengan keyakinan akan kesinambungan, Hasto menegaskan bahwa Ganjar Pranowo, calon presiden yang diusung oleh PDIP, akan melanjutkan kebijakan yang dianggap baik dari presiden sebelumnya jika terpilih dalam Pilpres 2024.

"Maka Pak Ganjar pun nanti juga akan melanjutkan hal-hal yang baik dari para presiden-presiden sebelumnya, terutama memperkuat keberpihakan terhadap wong cilik," kata Hasto.

Meskipun demikian, Hasto menyatakan bahwa Kapolri seharusnya tidak membuat pernyataan yang bisa dianggap sebagai dukungan kepada salah satu pasangan calon tertentu di Pilpres 2024. Dia berharap agar Polri tetap netral di Pemilu.

"Dari suara-suara rakyat kepada Kapolri, itu menunjukkan bahwa harapan terhadap Polri agar netral, agar tidak membuat pernyataan yang bisa dipersepsikan mendukung pasangan tertentu," ungkap Hasto.

Sebelumnya, Kapolri menyampaikan bahwa Pemilu 2024 merupakan tahapan penting bagi masyarakat karena akan memilih pemimpin yang akan melanjutkan kepemimpinan Presiden Jokowi.

video here....

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *