InfrastrukturKonstruksi dan InfrastrukturNasionalPembangunan Infrastruktur

Tol Terpanjang Jawa dan Bali Mangkrak di Tinggal Investornya

RedaksiBali.com – Tol Gilimanuk – Mengwi di Bali dan Gedebage – Tasikmalaya – Ciamis (Getaci): Proyek Tol Terpanjang Jawa dan Bali. Proyek-proyek pembangunan jalan tol di Indonesia menjadi fokus utama pemerintah dalam upaya memperbaiki infrastruktur dan memperlancar mobilitas masyarakat. Namun, tidak jarang proyek-proyek tersebut mengalami hambatan, terutama dalam hal pembiayaan atau financial close. Salah satu contohnya adalah proyek Tol Gilimanuk – Mengwi di Bali dan Gedebage – Tasikmalaya – Ciamis (Getaci) di Jawa.

Tol Gilimanuk – Mengwi: Solusi Mobilitas dan Perekonomian Bali
Pada tahun 2022, proyek Tol Gilimanuk – Mengwi di Bali terhenti setelah PT Jagat Kerti Bali, badan usaha pelaksana proyek, mundur karena masalah pembiayaan. Meskipun telah membebaskan lahan seluas 44,64 hektare senilai Rp 112,37 miliar, proyek ini mengalami kendala pembiayaan.

Jalan Tol Gilimanuk – Mengwi dengan panjang total 96,84 km direncanakan dapat menjadi solusi atas kemacetan di jalan nasional, mempersingkat perjalanan dari Gilimanuk ke Denpasar dari 5-7 jam menjadi 1,5-2 jam. Selain itu, pembangunan tol ini diharapkan dapat meratakan ekonomi di Bali, meningkatkan produktivitas, dan efisiensi distribusi transportasi. Yang unik, tol ini akan memiliki jalur khusus untuk sepeda dan sepeda motor.

Pada April 2024, proyek ini masih dalam tahap pembukaan tender pembangunan. Menurut anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, Sony Sulaksono Wibowo, proses ini diharapkan selesai pada Oktober 2024.

baca juga ….

Yenny Wahid Kebijakan Potong Gaji 3 Persen untuk Tapera: 285 Tahun Baru dapat Rumah

KSPSI Minta Kaji Ulang Iuran Tapera yang Memotong Gaji: Beban Berat bagi Buruh

Kontroversi Penggunaan RSUD Paniai sebagai Pangkalan Militer oleh Aparat Keamanan

Pertamina Klarifikasi Mengenai SPBU yang Tidak Lagi Menjual Pertalite

Gedebage - Tasikmalaya - Ciamis (Getaci): Proyek Tol Terpanjang di Indonesia
Proyek Tol Gedebage - Tasikmalaya - Ciamis (Getaci) memiliki total panjang 206,65 km, melintasi dua provinsi, Jawa Barat (171,40 km) dan Jawa Tengah (35,25 km). Proyek ini merupakan Proyek Strategis Nasional dan diharapkan dapat memperbaiki konektivitas antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi.

Dibagi menjadi empat seksi, proyek ini juga mengalami kendala investor. Meskipun telah memiliki pemenang tender, beberapa perusahaan memilih untuk keluar dari proyek. PT Jasa Marga (Persero) Tbk memimpin konsorsium pembangunan dengan dukungan dari perusahaan BUMN dan swasta.

Dampak dan Proses Pembangunan Kembali
Gagalnya investor dalam membayar proyek tol tidak hanya berdampak pada proyek itu sendiri tetapi juga pada kemudahan akses proyek-proyek pemerintah lainnya, terutama jalan tol. Pemerintah akan membayar ganti rugi kepada PT Jagat Kerti Bali, namun tidak secara penuh. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dilibatkan untuk memverifikasi nilai investasi sebenarnya.

Hingga saat ini, BPJT masih membuka tender untuk proyek Gedebage - Tasikmalaya - Ciamis (Getaci). Batas waktu pengambilan dokumen prakualifikasi telah bergeser beberapa kali, menunjukkan adanya kompleksitas dalam proses pembangunan kembali proyek tersebut.

Kesimpulan
Meskipun proyek-proyek jalan tol seperti Tol Gilimanuk - Mengwi di Bali dan Gedebage - Tasikmalaya - Ciamis (Getaci) di Jawa memberikan harapan untuk memperbaiki infrastruktur dan mobilitas, mereka juga menghadapi tantangan dalam hal pembiayaan dan kelangsungan investor. Pemerintah terus berupaya untuk menyelesaikan masalah ini agar proyek-proyek tersebut dapat segera direalisasikan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *