InternasionalKonflikKonflik Internasionalkonflik israel-iranKonflik Israel-PalestinaKonflik Palestina-IsraelKonflik Timur Tengah

Israel Tolak Resolusi tentang Keanggotaan Palestina di PBB

RedaksiBali.com – Pada Rabu, 15 Mei 2024, Pemerintah Israel secara tegas menolak resolusi Majelis Umum PBB yang menyerukan evaluasi ulang terhadap upaya Keanggotaan Palestina di PBB serta memberikan hak tambahan kepada Palestina. Resolusi ini dinilai oleh Israel tidak akan mengubah status wilayah Palestina.

Pernyataan Resmi Pemerintah Israel
Dalam sebuah pernyataan resmi, kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan bahwa Israel menentang keputusan PBB tersebut. “Hari ini, Pemerintah menentang keputusan PBB pekan lalu untuk memajukan pengakuan negara Palestina,” demikian disampaikan dalam pernyataan tersebut. Netanyahu menegaskan bahwa Israel akan terus membela hak dasar mereka untuk mempertahankan diri, terlepas dari keputusan yang diambil oleh Majelis Umum PBB atau badan internasional lainnya.

baca juga ….

Kontroversi Serangan Israel di Kamp Pengungsi Rafah: Klaim Tidak Sengaja dan Imbas yang Mematikan

Serangan Israel ke Rafah: Dunia Geram, Sikap Tak Terduga dari AS

Israel Mundur dari Rencana Serangan Besar-besaran di Rafah: Keputusan dan Dampaknya

Israel Tarik Duta Besar dari Irlandia, Spanyol, dan Norwegia Setelah Pengakuan Palestina

Sikap Tegas Israel
Netanyahu menambahkan bahwa resolusi Majelis Umum PBB tidak akan mempengaruhi status wilayah yang disengketakan. "Tidak ada satu pun isi perjanjian ini yang memberikan hak apa pun, atau mengurangi hak apa pun dari Negara Israel dan Orang-orang Yahudi di Tanah Israel," tambahnya. Pemerintah Israel menegaskan bahwa resolusi tersebut tidak akan menjadi dasar perundingan di masa depan dan tidak akan menghasilkan solusi damai bagi konflik Israel-Palestina.

Sejarah Permohonan Keanggotaan Palestina
Palestina telah mengajukan permohonan untuk menjadi anggota penuh PBB sejak tahun 2011, namun upaya ini tidak memperoleh dukungan yang diperlukan dari Dewan Keamanan PBB. Pada tahun 2012, Palestina berhasil mendapatkan "status pengamat permanen" di PBB, sebuah status yang memberikan hak terbatas dalam organisasi internasional tersebut.

Reaksi Internasional
Keputusan Israel untuk menolak resolusi PBB menimbulkan berbagai reaksi dari komunitas internasional. Beberapa negara mendukung langkah Israel dengan alasan keamanan dan hak pertahanan diri, sementara negara lain mengkritik keputusan tersebut sebagai penghalang bagi upaya perdamaian dan solusi dua negara.

Kesimpulan
Penolakan Israel terhadap resolusi PBB tentang keanggotaan Palestina menyoroti ketegangan yang terus berlangsung dalam konflik Israel-Palestina. Meskipun resolusi ini tidak akan mengubah status wilayah Palestina, langkah tersebut menunjukkan bahwa jalan menuju perdamaian dan pengakuan penuh Palestina di PBB masih penuh tantangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *