EkonomiMakanan dan GiziMakanan dan MinumanNasionalProgram Makan Siang Gratis

Prabowo Akan Gandeng Baznas untuk Program Makan Siang Gratis

RedaksiBali.com – Presiden terpilih Prabowo Subianto merencanakan program ambisius untuk memberikan makan siang gratis kepada masyarakat setelah resmi dilantik. Untuk mewujudkan program tersebut, Prabowo akan bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Rencana ini diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, dalam pertemuan di Kantor Baznas, Jakarta, pada Rabu (15/5).

Kolaborasi dengan Baznas

Ahmad Muzani menjelaskan bahwa inspirasi untuk program ini datang dari Ketua Badan Amil Zakat Nasional, Noor Achmad. Muzani menekankan kesiapan Baznas untuk mendukung program makan siang gratis ini. “Baznas memiliki kesiapan untuk bersama-sama mensupport pemerintah terutama dalam menyediakan makan siang gratis dan minum susu gratis,” kata Muzani.

Program ini akan dibicarakan lebih lanjut dengan berbagai lembaga terkait setelah Prabowo resmi menjabat sebagai presiden. Hal ini diharapkan dapat memastikan implementasi program yang efektif dan tepat sasaran.

Kesiapan Badan Amil Zakat Nasional

Ketua Badan Amil Zakat Nasional, Noor Achmad, menyatakan kesiapan lembaganya untuk berkolaborasi dengan pemerintah dalam program makan siang gratis. Noor menyebutkan bahwa kolaborasi dengan pihak yang menggelar makan siang gratis akan dilaksanakan tanpa tujuan kapitalisasi atau mencari keuntungan. “Baznas hanya akan memberikan pendampingan dan memberdayakan para mustahik,” jelasnya.

Noor juga menekankan bahwa Baznas akan berdayakan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di kampung-kampung dan bekerja sama dengan kepala desa serta masjid untuk memastikan program ini berjalan lancar dan tepat sasaran.

baca juga ….

Yenny Wahid Kebijakan Potong Gaji 3 Persen untuk Tapera: 285 Tahun Baru dapat Rumah

KSPSI Minta Kaji Ulang Iuran Tapera yang Memotong Gaji: Beban Berat bagi Buruh

Kontroversi Penggunaan RSUD Paniai sebagai Pangkalan Militer oleh Aparat Keamanan

Pertamina Klarifikasi Mengenai SPBU yang Tidak Lagi Menjual Pertalite

Anggaran Program

Menyoal anggaran untuk program makan siang gratis, Noor Achmad menilai bahwa nominal Rp15 ribu per porsi terlalu mewah. Menurutnya, dengan nominal tersebut, makanan yang disediakan bisa sangat bergizi, termasuk daging, telur, dan susu. Ia bahkan berpendapat bahwa nominal Rp10 ribu sudah cukup asalkan tidak ada kapitalisasi di lapangan. “Makan enak sekali kalau Rp15 ribu bagi orang desa. Ada daging, ada telurnya, ada susunya. Rp10 ribu saja itu bisa, asal di bawah tidak ada yang mengkapitalisasi,” ujar Noor.

Implementasi dan Harapan

Implementasi program makan siang gratis ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama mereka yang kurang mampu. Dengan melibatkan Baznas, program ini diharapkan tidak hanya menyediakan makanan, tetapi juga memberdayakan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan mereka.

Kolaborasi antara pemerintah dan Baznas diharapkan dapat menjadi contoh sinergi yang baik antara lembaga pemerintah dan lembaga amil zakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program makan siang gratis ini merupakan salah satu langkah konkret Prabowo dalam menjalankan visi dan misinya sebagai presiden.

Kerja sama antara Prabowo Subianto dan Baznas untuk program makan siang gratis menunjukkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan dukungan Baznas dan pengelolaan yang transparan, program ini diharapkan dapat berjalan dengan sukses dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *