September 26, 2022

Redaksi Bali

Berita Online Terlengkap, Terbaru, dan Terupdate di Bali

Abhiseka Ratu, Upaya Kembalikan Wed Untengnya Bali

REDAKSIBALI.COM – Ida Dalem Semara Putra Sri Soma Kepakisan dari Puri Klungkung secara resmi menobatkan I Gusti Agung Ngurah  Watusila dengan gelar keprabon  Kiai Agung Anglurah Mambal Sakti XII. Penobatan ini dilaksankaan  dalam sebuah acara Abhiseka Ratu di  Puri Ngurah Sibang Kaja atau Puri Agung Anglurah Mambal Sakti pada hari Sabtu (10/9/2022).

Dalam sambutannya Ida Dalem Semara Putra Sri Soma Kepakisan mengungkapkan upakara abhiseka ini dilaksanakan untuk meneruskan tradisi adat dan budaya yang telah kita warisi sejak dulu. Anglurah Mambal Sakti merupakan warih  Ida Dalem Segening yang diberikan tempat  sebagai anglurah di Mambal.

Menurut Ida Dalem, upakara ini baik sekali. Dalam era  keterbukaan seperti sekarang,  di jaman modern ini kita bisa mengenal banyak budaya di seluruh  dunia. Dan di Bali kita sudah memiliki adat dan budaya yang unik, yang dikagumi dunia dan  mengundang wisatawan mancanegara datang ke Bali.

“Di tengah arus moderinsasi dengan  kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini, kita ditantang untuk tetap melaksankan dan melestarikan adat dan budaya yang telah diwariskan leluhur. Kita terus menimba ilmu dan menguasi teknologi yang ada agar kita tidak terkebelakang.  Namun penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi itu hendaknya untuk memperkuat pelaksanaan adat dan budaya kita,” ungkapnya dalam bahasa Bali

“Kita tetap maju dan menjadi moderen dengan menguasi pengetahuan dan teknologi namun kita  tetep melaksankaan adat dan budaya. Upakara seperti  ini membuat kita bertambah mantap dalam melaksanakan dan melestarikan adat dan budaya,” sambungnya

Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasata menyatakan bangga dan mendukung adanya upakara seperti ini. Menurutnya upakara ini merupakan contoh mengembalikan wed untengnya Bali. Ini baru kali pertama kali puri di wilayah kabupaten Badung melaksanakan upakara abhiseka ratu. Pemerintahannya  selalu mengedepankan untuk  tidak melupakan sejarah atau jas merah. Dan ini merupakan bagian dari upaya untuk melestarian. adat, agama,  tradisi, seni dan budaya .

Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan ini, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta  menyerahkan sejumlah bantuan berupa uang kepada pihak Puri . Selain itu Giri Prasta juga menugaskan Sekda Kabupaten Badung Wayan Adi Arnawa untuk membantu Puri  Ngurah  Sibangkaja di tahun anggran mendatang.

Acara abhiseka ratu yang dipuput oleh Ida Pedanda Gde Anggusta Lor Magelung dan Ida Pedanda Wayan Datah   dihadiri warga masyarakat adat  setempat dan tokoh-tokoh puri dari seluruh Bali. Gubernur Bali hadir diwakili Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Bali. Tampak  hadir  pula sejumlah anggota DPRD Provinsi  Bali dan Anggota DPRD Kabupaten Badung. (GR)