September 26, 2022

Redaksi Bali

Berita Online Terlengkap, Terbaru, dan Terupdate di Bali

Ajak Perempuan Bali Melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi, ‘Semua Sekolah’ Sediakan Beasiswa Finansial dan Mentorship

REDAKSIBALI.COM – ‘Semua Sekolah’  merupakan sebuah lembaga yang didirikan tahun 2019  oleh tiga bersaudara  drg. Putu A. Ditta Ustriyana, PhD, Made Grazia Ustriyana, S.H., LL.M  dan dr. Nyoman Gede Grenata Ustriyan. Salah satu tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan tinggi dan meningkatkan keterwakilan perempuan dalam pendidikan tinggi. Untuk itu lembaga ini berkomitmen memberikan dukungan finansial berupa beasiswa  dan bimbingan mentorship bagi pelajar perempuan di sekolah menengah atas di Bali untuk menempuh pendidikan S1 di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di seluruh Indonesia.

Hal itu terungkap saat tim Semua Sekolah beserta Awardee (penerima penghargaan) dan para Mentor mengadakan pertemuan di Warung Bendega, Denpasar pada Minggu (6/2/2022)

“Kami menyadari bahwa pendidikan, khususnya pendidikan tinggi, baik di Bali maupun di luar, telah  membuka banyak kesempatan bagi kami. Kami pun menyadari betapa pentingnya sistem pendukung, seperti mentor yang kami temui di sepanjang perjalanan hidup kami. Namun, pendidikan formal, terutama pendidikan tinggi, masih belum dapat menjadi pilihan bagi banyak perempuan di Bali. Untuk itu, kami berharap dapat memperluas peluang tersebut  kepada pelajar, khususnya pelajar perempuan, agar tidak perlu memilih antara melanjutkan pendidikan tinggi mereka dan memenuhi kebutuhan pokok. Kami ingin membantu pelajar perempuan untuk berhasil di perguruan tinggi dan setelahnya, dan untuk menyebarkan kesadaran tentang pentingnya perempuan di Bali dan di manapun dalam mengejar pendidikan tinggi,” kata Putu A. Ditta Ustriyana.

Putu A. Ditta Ustriyana mengungkpkan saat ini sudah ada 37 orang yang mendapat beasiswa finansial dan atau mentorship. Penerima beasiswa datang dari berbagai daerah di Bali, dan berkuliah di PTN di Bali dan luar Bali, seperti di UI, IPB, Univiversita Brawijaya, Gadjah Mada, dan lainnya. Semua Sekolah memberikan kesempatan bagi siswi yang melanjutkan ke PTN seluruh Indonesia.

“Dengan mengandalkan penyebaran informasi terutama melalui media sosial, Semua Sekolah telah menganugerahkan beasiswa dan kesempatan mentorship kepada siswi-siswi berprestasi yang datang dari berbagai daerah di Bali, seperti Blahbatuh, Denpasar, Gianyar, Kuta, Kuta Utara, Negara, Pupuan, Singaraja, dan Sukawati. Hingga saat ini, Semua Sekolah memiliki 37 awardee yang tengah melanjutkan perkuliahan di PTN unggulan yang tersebar di Indonesia, yaitu di Bali, Bandung, Depok, Jakarta, Malang, Mataram, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta. Mereka menempuh pendidikan di berbagai bidang ilmu, antara lain kesehatan, ilmu pengetahuan alam dan sosial, teknologi, teknik, dan bahasa,” ungkap perempuan muda yang menyelesaikan studi S3nya di the University of Akron, Amerika Serikat.

Terkait proses seleksi untuk memperoleh beasiswa dari ‘Semua Sekolah’ Putu A. Ditta Ustriyana menjelaskan pendaftar harus mengisi formulir pendaftaran singkat dan mengunggah dokumen yang diperlukan di situs web Semua Sekolah, seperti essay tentang rencana perkuliahan dan rapor selama SMA.

“Kami tidak membebankan kewajiban apa pun kepada penerima beasiswa, selain mereka harus mempertahankan IPK tertentu. Hal ini semata-mata kami lakukan untuk memotivasi mereka berusaha yang terbaik setiap semester. Setelah lulus, mereka juga bebas melanjutkan pendidikan ke pendidikan selanjutnya atau memulai karier dengan bekerja, atau melakukan mimpi-mimpi mereka lainnya. Kami berharap mereka dapat menjadi ‘agen’ Semua Sekolah dan melanjutkan misi kami ketika sudah lulus kuliah,” sambung perempuan muda yang menyelesaikan studi S3nya di the University of Akron, Amerika Serikat.

Putu A. Ditta Ustriyana juga merasa  beruntung karena hingga saat ini, teman-temanya, terlepas dari gender, dan  juga keluarga, senantiasa mendukung Semua Sekolah. Dukungan yang diperolehnya mulai dari menyebarkan informasi, menjadi mentor, maupun donatur secara suka rela.

“Tentu ke depannya, kami berharap lebih banyak lagi masyarakat Bali dan Indonesia yang bergabung dan mendukung misi kami untuk mempromosikan pentingnya pendidikan bagi perempuan. Mari bantu lebih banyak perempuan untuk belajar hingga ke perguruan tinggi, untuk Indonesia yang lebih baik,” ajaknya.

Semua Sekolah akan kembali membuka pendaftaran untuk beasiswa finansial dan mentorship pada April 2022 mendatang. Pendaftaran terbuka bagi seluruh perempuan di tahun terakhir sekolah menengah atas di Bali yang akan melanjutkan pendidikan ke PTN di Indonesia untuk program S1. Pendaftar juga harus mengisi formulir pendaftaran singkat dan mengunggah dokumen yang diperlukan di situs web Semua Sekolah.

Setelah terpilih menjadi awardee, Semua Sekolah akan memasangkan awardee dengan mentor yang merupakan lulusan universitas dan profesional di bidang keilmuan atau ketertarikan yang sejalan dengan para awardee. Mentorshipdilakukan secara personal (oneon-one) dimana mentor bekerja sama dengan para awardee dalam transisi mereka ke kehidupan kampus, serta memberikan bimbingan dan saran praktis. Dukungan beasiswa finansial dan bimbingan ini utamanya bertujuan untuk mendukung para awardee mengenyam pendidikan di kampus, dan juga untuk membantu mereka mendapatkan pengalaman kampus dan perkuliahan yang lebih sukses, dengan harapan bahwa para pelajar akan siap memasuki dunia kerja setelah memperoleh gelar sarjana mereka.

Suasana saat tim Semua Sekolah beserta Awardee  dan para Mentor mengadakan pertemuan di Warung Bendega, Denpasar pada Minggu (6/2/2022)

Dalam petemuan yang baru pertama digelar semenjak pandemi Covid-19 ini   para penerima beasiswa  juga  menceritakan bantuan dan manfaat yang mereka dpatkan dari Semua sekolah. Mereka juga membagi  keluh kesah terkait pelaksanaan kuliah secara daring dan pengaruhnya terhadap kehidupan  kampus mereka.

Ni Luh Putu Ita Suwarningsih, awardee  tahun 2019 yang kini kuliah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, mengatakan ‘Semua Sekolah’ mampu membangkitkan semangat pelajar khususnya wanita di Bali untuk bisa mewujudkan impiannya menempuh pendidikan di jenjang kuliah. Hal ini juga sesuai dengan quote yang dipegang yaitu ‘Semua perempuan harus memiliki kecerdasan, karena dunia terlalu keras jika hanya mengandalkan kecantikan’.

“Manfaat hingga saat ini yang pertama pastinya bantuan finansial, kemudian mentorshipBahasa Inggris, dan konsultasi mengenai apa saja kendala yang saya alami selama berkuliah,” kata Ni Luh Putu Ita Suwarningsih menyebut manfaat yang didapatnya.

Mahasiswa Fakultas Kedokteran Univeristas Mataram, Ni Made Sri Padma Puspita (awardee 2020) mengatakan “Beasiswa Semua Sekolah ini bisa jadi salah satu media untuk  membantu pendidikan perempuan Bali dan sekaligus memudarkan stigma ‘Perempuan tidak harus berpendidikan tinggi.’ …Harapannya semoga dengan adanya beasiswa ini, perempuan-perempuan di Bali lebih terbantu dan semangat untuk mengejar pendidikannya, dan Semua Sekolah dapat menjangkau serta membantu lebih banyak lagi.”

Sementara itu Ni Putu Diah Ari Pratiwi, awardee 2021 yang kini kuliah di  Fakultas  Matematika dan IPA Universitas Pendidikan Ganesha, menyebutkan melalui beasiswa ini dia dapat menambah pengalaman dan pertemanan dengan teman-teman baru sangat luar biasa hebatnya.

Pada pertemuan itu, selain para awardee, para mentor juga turut berbagi cerita.

Dewi Estede, ST, M.Ds., dosen di IDB Bali dan CEO Andana Creative (branding & digital agency) salah satu mentor Semua Sekolah, menjelaskan, “Mimpiku perempuan-perempuan Bali bisa lebih maju dalam pendidikan, dan Semua Sekolah memberikan kesempatan untuk ikut berkontribusi atas hal itu. …In a patrilineal system, we don’t have anything as a Balinese woman, but with higher education, we could be everything we want to be.”

Menurut dr. I. A. Pradnya Paramita, residen senior di Departemen  Ilmu Penyakit Dalam Universitas Udayana, “Program mentorship menjadi ajang sharing ilmu dan berbagi pengalaman dengan mentee tentang bagaimana cara untuk dapat menjadi seorang  dokter/perempuan yang bukan hanya menguasai pengetahuan medis, namun menguasai juga soft skills yang akan dibutuhkan dalam karier ke depannya.”