GenBI Warmadewa Promosikan QRIS dan Air Terjun Nungnung Desa Pelaga

GenBI Warmadewa  Promosikan QRIS dan  Air Terjun Nungnung Desa Pelaga

REDAKSIBALI.COM – Generasi Baru Indonesia (GenBI) Universitas Warmadewa gelar acara GenBI Jelajah “Visit, Clean, Promotion and QRIS Socialization” bertempat di wisata alam Air Terjun Nungnung Desa Pelaga, Kecamatan Petang Badung pada (19/06).

Pandemi beserta dampaknya telah memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap ekonomi Bali, khususnya terhadap pariwisata. Program GenBI Jelajah menjadi luapan keresahan mahasiswa penerima Beasiswa Bank Indonesia Universitas Warmadewa tentang sepinya pariwisata saat ini yang dipadukan dengan kegiatan pelestarian lingkungan.

GenBI Jelajah mengusung tema “Visit, Clean, Promotion & QRIS Socialization” yang bertujuan untuk mengunjungi, melaksanakan clean up serta diselangi kegiatan promosi wisata dan sosialisasi pembayaran online menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard  (QRIS) kepada pengelola objek wisata.

Tidak hanya itu kegiatan yang dihadiri oleh Deputi Direktur Bank Indonesia Kpw Provinsi Bali Donny H. Heatubun, Pembina GenBI Bali Remon Samora, Perbekel Desa Pelaga, Bendesa Adat, Pengelola Desa wisata dan Karang Taruna Desa Pelaga ini sangat di sambut antusias oleh Pemerintahan Desa Pelaga serta pengelola wisata air terjun Nungnung.

Ketua GenBI Universitas Warmadewa, Ni Luh Rosita dewi menyampaikan bahwa program besutan GenBI Warmadewa ini merupakan base on problem yang terjadi saat ini. Di mana sebagai  mahasiswa  merasakan keresahan yang sama di tengah pandemi dan berharap pariwisata Bali dapat segera pulih dengan hadirnya peran serta generasi muda untuk melakukan promosi wisata melalui sosial media dan juga sosialisasi pembayaran menggunakan QRIS.

“Terimakasih kami ucapkan atas respon baik pemerintah Desa Pelaga terhadap program kami GenBI jelajah dengan empat poin kegiatan yaitu melakukan visit, clean, promosi, sosialisasi QRIS di wisata alam air terjun NungNung. Kami berharap program ini bisa memberikan dampak signifikan untuk membangkitkan wisata alam Desa Pelaga, Ujar Rosita.”

Rasa bangga juga turut disampaikan oleh Perbekel Desa Pelaga, I Made Ordin bahwa di tengah pandemi bantuan dari generasi millenial yang sangat dekat dengan teknologi serta sosial media  diharapkan dapat menjadi pembangkit semangat bagi pariwisata desa Pelaga serta menjadi napas baru bagi upaya pembangkitan wisata di tengah pandemi melalui Kegiatan Visit, Clean, Promotion dan QRIS Socialization ini.

“Kami sangat bangga karena mahasiswa GenBI Universitas Warmadewa mau turun langsung untuk melihat potensi wisata yang kami miliki serta membantu kami melakukan promosi wisata di sosial media yang kami harapkan nantinya dapat menyentuh masyarakat/wisatawan yang merasa bingung untuk menghabiskan waktu liburan di kala pandemi agar mau datang ke wisata Air Terjun Nungnung yang ada di Desa Pelaga ini” Tegas Made Ordin.

Selain itu kehadiran Deputi Direktur Bank Indonesia Kpw Provinsi Bali, Donny H. Heatubun juga menyampaikan bahwa program GenBI Bali, Universitas Warmadewa ini merupakan salah satu program dari 4 Komisariat penerima Beasiswa Bank Indonesia. Yang pada hari ini menggelar acara Jelajah dengan Tujuan Visit, Clean, Promotion dan QRIS Socialization ini dapat bener-benar membantu Desa Pelaga dengan segala potensinya untuk bisa bangkit dikala pandemi. Tentunya elaborasi setiap sektor pendukung seperti fasilitas, Sumber daya manusia, sinergi UMKM sangat diperlukan. GenBI Unwar nantinya juga diharapkan dapat mendampingi dan membantu pihak desa jika ada hal-hal yang dapat Bank Indonesia Kpw Bali lakukan untuk membantu wisata Desa Pelaga ini.

“Nantinya kami harapkan pemerintah dan pengelola wisata Pelaga dapat berkomunikasi dan bersinergi lebih jauh dengan adik-adik GenBI ataupun Bank Indonesia tentang hal-hal yang dibutuhkan baik dari sisi pelatihan SDM, pembuatan Merchant QRIS, pengembangan UMKM dll. Sehingga wisata desa Pelaga bisa berkembang dengan maksimal” Ujar Beliau.

Acara kemudian dilanjutkan dengan menyusuri objek Air Terjun Nungnung yang dibarengi dengan kegiatan pembersihan, pemasangan papan larangan buang sampah sembarangan dan juga pembuatan rak tempat penempatan tas di disekitar objek air terjun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *