Bara Foundation

150 Bibit Pohon Langka untuk  Samuan Tiga dan Goa Gajah

REDAKSIBALI.COM – Rijasa, majagau, kayu putih, dan cendana adalah jenis-jenis tanaman penting dalam upacara-upacara besar di Bali. Juga banyak digunakan sebagai sarana bangunan maupun perlengkapan di seluruh pura. Karena penggunaannya terus menerus sementara penanamannya relatif tak berlanjut, maka ketersediaan tanaman tersebut menjadi terbatas bahkan cenderung langka. Hal itu mendorong Yayasan Bali Raditya Adikara (Bara Foundation) terus berupaya melakukan pelestarian tanaman-tanaman tersebut di berbagai kawasan di Bali. Hari Minggu (10/0/2021) pagi,

Bersama Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gede Mayun, SH, Yayasan Bali Raditya Adikara (Bara Foundation) melakukan penanaman 200 bibit pohon langka di Desa Taro, Tegalalang, Gianyar, Minggu (20/12/2020) pagi

REDAKSIBALI.COM – Menjaga kelestariaan pohon-pohon penting dalam kebudayaan Bali, Yayasan Bali Raditya Adikara (Bara Foundation) kembali melakukan penanaman 200 bibit pohon langka. Penanaman tersebut dilakukan di Desa Taro, Tegalalang, Gianyar, Minggu (20/12/2020) pagi. Ditandai penanaman bibit pohon cendana oleh Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gede Mayun, SH di pelataran Pura Waturenggong, penanaman pohon tersebut dilakukan di 14 Banjar di seluruh wilayah Desa Taro. Jenis bibit pohon langka yang ditanam yakni cendana,

Dihadiri Pjs Bupati Karangasem, Bara Foundation Tanam 200 Pohon Langka

Suasana acara penanaman 200 pohon di kawasan sekitar Pura Mekah, banjar Batumadeg, Desa Tista, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Minggu (29/11/2020) REDAKSIBALI.COM – Untuk melestarikan beberapa jenis tanaman upakara yang mulai sulit didapat di Bali, Bara Fondation melakukan penanaman 200 pohon di kawasan sekitar Pura Mekah, banjar Batumadeg, Desa Tista, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Minggu (29/11/2020). Penanaman dilakukan para pengurus dan simpatisan yayasan tersebut bersama prajuru banjar setempat dihadiri oleh Pejabat